![]() |
Anggota Katar (kiri) Hendra ketua katar (tengah) Rasiman Sekretaris katar (kanan) |
Cibuaya,KHI - Karang Taruna Putra Bahari Desa Sedari protes, proyek pembangunan lapang volly di SDN Sedari 1 dialihkan ke Desa Kedungjaya tanpa alasan yang jelas.
" Awalnya saya merasa gembira sebab Desa Sedari punya lapang volly yang dibangun pemkab. Tetapi setelah saya mendengar informasi, proyek lapang volly untuk Desa Sedari dialihkan ke Desa Kedungjaya, saya sangat kecewa. Padahal dalam pelaksanaan proyek saya siap membantu pihak pelaksana jika ada kendala teknis dilapangan, " ujar Rasiman Sekretaris Katar Putra Bahari Desa Sedari.Sabtu (11/05/24)
Pengalihan proyek lapang volly untuk Desa Sedari ke Desa Kedungjaya diduga atas inisiatif Korwilcambidik Cibuaya. Pasalnya menurut Hendra ketua Katar Desa Sedari, yang ngotot harus dialihkan dari Desa Sedari ke Desa Kedungjaya diduga pa Catong (Korwilcambidik) Cibuaya.
" Saya mendengar langsung saat pelaksana lapangan telephonan mungkin dengan pa Catong,. Padahal pihak pelaksana inginnya proyek tersebut tetap di Desa Sedari, bahkan SPK nya juga sempat ditunjukan pada kami, yaaa untuk Desa Sedari, tetapi yang saya kira itu pa Catong ngotot dengan alasan itulah inilah," kata Hendra ketua Katar Sedari
Catong .MM selaku ketua Korwilcambidik Kecamatan Cibuaya mengatakan, pengalihan proyek lapang volly dari Desa Sedari ke Desa Kedungjaya disebabkan laporan dari konsultan adanya penolakan, jika mobil cor melewati jalan desa.
" Kami dengan pihak sekolah jadi bingung kok seperti ini alat begestink sudah terpasang di tempat yg lebih tinggi dekat tiang bendera agak aman dari sentuhan rob. Akhirnya kami berkoordinasi & minta bantuan pendapat/ masukan pk Camat kaitan masalah tersebut. Pk Camat juga bingung pk Kades tetap bersikukuh untuk dipindahkan kelokasi diluar SD/ SMPN SATAP, " Tulis Catong ketua Korwilcambidik Cibuaya melalui pesan singkat Whatsapp nya. Sabtu (11/05/24)
Catong juga mengatakan dalam pesan singkat Whatsappnya.
" Selanjutkan kami musyawarah dgn Kepsek dan Wakil PGRI yg mengarahkan kami menyerahkan kebijakan dan keputusan ke Disdikpora ( Kabid PO ) hasil diskusi di Disdik untuk menanggapi keluhan pemborong dan estimasi penggarapan yg harus segera maka untuk sarana olah raga SDN SADARI / SMPN SATAP Cibuaya di ajukan kembali untuk anggaran berikutnya. Sedangkan untuk yg sekarang dialihkan ke SDN Kedungjaya dengan pertimbangan SDN KEDUNGJAYA masuk salah satu ranking pengajuan," Tulis Catong
Sementara Kepala Desa Sedari membantah jika mobil cor yang melewati jalan desa ditolak. Justeru lanjut Bisri , Karang Taruna antusias, apresiasi adanya pembangunan lapang volly.
" Tidak ada yang menolak mobil cor melewati jalan desa, kalau mengusulkan agar proyek dialihkan ke tempat yang lebih aman dari rob pasang air laut saya akui, akan tetapi bukan berarti dipindahkan ke desa lain. Harapan saya lokasinya dipindahkan ke SDN Sedari 2, itupun kalau bisa, " ujar Bisri.
Sebelumnya diberitakan Proyek pembangunan lapang volly di SDN.1 Sedari lelangnya digelar hingga dua kali.
Paket pengadaan langsung tersebut sempat diulang. Pasalnya pada paket pengadaan yang digelar pada tanggal 27 Maret 2024 dengan kode paket 2607727 dinyatakan PAKET GAGAL , alasannya peserta tidak menyampaikan dokumen penawaran setelah pemberian waktu perpanjangan.
Lelang PL berikutnya ( Paket Ulang) digelar pada tanggal 1 April 2024 dengan nama paket yang sama yakni :
" Pembuatan Lapang Voli Outdoor SDN Sedari 1 Desa Sedari Kec Cibuaya Kab.Karawang,".
Dan kode RUP juga sama 50970380, yang membedakan nomor kode paket yakni 2621727 untuk PAKET ULANG kode paket 2607727 untuk PAKET GAGAL.
" Kalau pengalihan proyek pemerintah cukup dengan berita acara , ngapain Disdikpora harus menggelar tender ulang, " kata Imron Rosadi Ketua Karawang Monitoring Group (KMG) menanggapi pengalihan proyek Disdikpora Bidang PO. (*)
Pewarta : Abdul Haris
Editor : Darsen Tajudin