Karawang,KHI - Dampak Hujan di sertai air pasang laut dan kiriman. Petani desa kalidungjaya merugi ratusan juta. 20 Hektar pesawahan siap panen dan 40 rumah warga terendam banjir, Kepala desa kalidungjaya berharap dinas terkait turun tangan prioritaskan bidang pembangunan pertanian. 01/02/2025
Saat konfirmasi Warsan Hermawan selaku kepala desa kalidungjaya mengatakan. Kejadian banjir pada Hari jum'at tanggal 31 Januari tahun 2025. Waktu pukul : 06 : 30 WIB. Penyebab kejadian adanya hujan di sertai air pasang laut dan kiriman. Dusun : kalidung 1 dan dusun kalidung 2.
Ucap lanjut Kepala desa kalidungjaya Warsan Hermawan. Sebanyak 40 rumah warga terdampak banjir. 20 Ha sawah siap panen tenggelam. 426 ha masih level siaga. 70 Ha masih aman. Keadaan padi menjelang panen sehingga membutuhkan alat dan terpal. Atas kejadian ini Untuk korban jiwa tidak ada.
Kepala desa kalidungjaya. Warsan Hermawan Berharap kepada dinas terkait. Harapannya supaya saluran pembuangan harus segera di keruk atau dinormalisasi demi kelancaran arus pembuangan dan segera di bangun pintu air Sp cabang 3 kalidung karena dua masalah itu yg urgent
"Karena dri 12 Desa tetangga dri 3 kecamatan arus air nya masuk ke pembuangan Desa kalidungjaya di pengaruhi pasang. Dan juga pendangkalan saluran pembuang sehingga meluap ke area pertanian dan penduduk". Ungkap. Warsan Hermawan. Kepala desa kalidungjaya.
Warsan Hermawan berkali kali mengatakan berharap. Kepada pemkab karawang dan dinas terkait mengatakan. Mohon di bangun pintu air permanen di cabang tiga
Karena di situ sangat di butuhkan pengaturan air buat 4 desa kalidung jaya. Desa kedungjeruk. Desa kedung jaya. Pengaturan pengairan mengunakan bendungan itu sementara saat ini bendungan itu mengunakan karung sehingga sering jebol.
"2 pengerukan Pandangkalan saluran pembuangan Kalidung jaya sampai dengan sedari Pengerukan sp cabang tiga kalidung sampai dengan sp cabang pisangan sedari. Atas dampak kejadian ini Kerugian sementara ratusan juta rupiah". Tutup Warsan Hermawan. Kepala desa kalidungjaya.
Reporter : Yusuf Asgar.