Notification

×

Iklan

Iklan


 

Pencurian Water Meter Kian Meresahkan, Perumdam Tirta Tarum Cabang Rengasdengklok Lapor ke Polisi

| Maret 19, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-19T04:30:15Z

 


KARAWANG,KHI – Perumdam Tirta Tarum Cabang Rengasdengklok resmi melaporkan maraknya pencurian water meter di wilayahnya ke Polsek Rengasdengklok. 


Kasus ini semakin meresahkan, karena setiap kali water meter yang hilang kemudian diganti, tak lama kemudian kembali dicuri. Hingga kini, dari Januari sampai Maret 2025 lebih dari 20 unit water meter di sekitar Jalan Raya Rengasdengklok dilaporkan hilang.


Asisten Manajer Bagian Umum Perumdam Tirta Tarum Cabang Rengasdengklok, Nina Tresnawati, mengungkapkan bahwa rekaman CCTV menunjukkan aksi pencurian dilakukan dengan cepat dan terorganisir. 


“Diketahui hilang, ada beberapa konsumen datang ke kantor, bernama Indratmo, Suhendar, Marsin, salah satu konsumen pa Indratmo jam 6 pagi datang ke kantor mengadukan water meter miliknya yang berada di jalan Raya Rengasdengklok hilang," ucapnya, Rabu (19/03/2025).


Dari rekaman CCTV di depan lokasi hilangnya water meter, terlihat pelaku mencuri dengan sangat terampil dan cepat. 


"Ada puluhan konsumen dirugikan, memang untuk pergantian saat hilang pertama itu gratis karena kami yang mengganti, namun untuk kehilangan kedua kalinya konsumen harus menanggung biaya penggantian sendiri sebesar Rp 439.500," ucapnya.


Hal senada dikatakan Asisten Manager Bagian Teknik Perumdam Tirta Tarum Cabang Rengasdengklok Arbain, setelah water meter tersebut diganti selang beberapa hari hilang kembali.


"Kami menduga ada pengepul yang menampung hasil curian ini, kemungkinan di tempat rongsokan,” ujarnya.


Kasus serupa juga mulai dilaporkan di wilayah lain, seperti Tirtajaya. Para pelaku diduga sengaja mengincar water meter dari berbagai merek untuk dijual kembali.


"Sebagai pelayanan daripada para konsumen datang laporan kesini semua,  kami berinisiatif melaporkan hal ini secara kolektif," pungkasnya.


Perumdam Tirta Tarum Cabang Rengasdengklok berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku beserta jaringan penampungnya agar kasus ini tidak terus berulang dan merugikan masyarakat. (Red)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update